27.11.10

Riyadhah 40 hari ( Wisata Hati )

Lagi susah? Punya hajat? Coba ngebut di Riyadhah 40 hari... Sekalian jadi upaya tolak bala dan bencana buat negeri kita...
  • 40 hari jaga berjamaah, di masjid, tanpa ketinggalan takbir pertama imam. Bila Anda adalah perempuan, minta izin sama suami, atau jalan sama muhrim. Kalo ga aman, jangan. Ga apa-apa di rumah. Tapi standby sebelom azan.
  • 40 hari jaga dhuha dan shalat malam. 40 hari jaga qobliyah ba'diyah.
  • 40 hari jaga senen kamis, syukur-syukur bisa puasa daud, sehari puasa sehari engga.
  • 40 hari baca waaqi'ah saban habis shubuh dan habis ashar, yaasiin saban habis isya, dan al mulk saban jelang tidur. Di antara itu, khatamin Qur'an. Ga usah 40 hari khatam. Yang penting ada usaha ngatamin.
  • Awali dengan sedekah yang besar, yang bernilai, yang sebelomnya susah untuk dikeluarkan. Yang beda lah pokoknya.
  • 40 hari baca laa hawla walaa quwwata illaa billaah 300x, bebas jamnya, pokoknya 300x. Istighfar harian 100x, shalawat 100x.
  • Tetap kerja, tetap dagang, tetap belajar, tetap beraktifitas seperti biasa. Hanya jadiin ibadah, dengan awal baca bismillah dan selesainya baca alhamdulillah.
  • Saban habis shalat, baik yang wajib dan sunnah, berdoa. Doa masing-masing. Boleh bahasa indonesia.
UDAH BANYAK "ALUMNI" RIYADHAH YANG BERHASIL. Buktiin aja. Sebar dah informasi ini ya. Supaya amalan orang JADI MILIK ANDA.
Salam, Yusuf Mansur.

Sumber: Wisatahati.com Ust Yusuf Mansur

7.11.10

Keluarga islami, keluarga bahagia

Dan dari tanda-tanda-Nya Dia menciptakan bagimu dari dirimu pasangan agar ... Ar Rum2
Begitulah gambaran ayat suci bagi betapa dalamnya hubungan suami isteri, dan diyakinkan bagi kita betapa perkawinan yang bahagia adalah perkawinan yang tentram dan sakinah serta adanya rahmah pada keduanya, hanya saja makna mulya dari perkawinan tadi mulai memudar disebabkan adanya pertikaian antara suami isteri dan tingginya perceraian di Negara kita dan apa yang ditimbulkan dari perpecahan keluarga. Suami dan isteri merupakan dua belah dari rumah tangga, bila keduanya dapat menjalankan tugasnya, sebagaimana keluarga dapat berkembang bila keduanya dapat menjalankan kewajibannya suami isteri, dan keduanya hidup dalam rumah tangga yang dihiasi lahirnya dengan kewibawaan dan bathinnya dihiasi dengan saling menjaga, oleh karena itu kami persembahkan petunjuk ini untuk mencapai kebahagian suami isteri.

Untuk mencapai kebahagian suami isteri
·        Lemah lembut dalam ucapan dan pergaulan serta memperlakukan dengan transparan serta menjaga perasaan pasangannya.
·        Saling menghormati antara pasangan suami isteri dan tidak menghina atau menjelek-jelekkan pasangannya serta memberikan nasehat dengan cara yang baik dan tidak melukai perasaannya.
·        Memperhatikan penampilan masing-masing keduanya, maka jadilah kamu pengantin baru bagi pasanganmu setiap malam, dan berhiaslah dengan pakaian dan parfum yang disukainya.
·        Pergunakanlah kata-kata indah, pujian dan penghormatan antara suami isteri pada setiap saat agar menjadi refresh bagi kehidupan suami isteri dan akan menambah sentuhan cinta pada keduanya.
·        Senyum yang dilandasi dengan cinta dan perasaan yang tulus setiap bertemu pasangannya.
·        Berusaha untuk merefresh penampilan dan ucapan, karena perkawinan adalah merupakan wasilah untuk mendekatkan diri pada Allah.

Peringatan bagi suami isteri
·        Yang didapat oleh seorang mukmin setelah takwa kepada Allah adalah isteri yang shalehah, bila diperintah dia mentaati, bila dipandang dapat membahagiakan, bila dibagikan dia berbuat baik baginya, dan bila dia jauh darinya dia menjaga dirinya dan hartanya. HR.Ibnu Majah.
·        Rasulullah ditanya tentang hak isteri, Beliau bersabda : hendaknya kamu memberikan makan bila anda makan, memberikannya pakaian bila anda berpakaian dan anda tidak memukul wajahnya, tidak menjelek-jelekkan dan tidak menjauh darinya kecuali ketika dia dalam rumah. HR.Abu Daud
·        Dan pergaulilah mereka (isteri-isteri) dengan baik, bila kamu membenci mereka.... An Nisa' 19
·        Berwasiatlah terhadap wanita dengan baik. HR.Bukhari dan Muslim.
·        Dan janganlah kalian melupakan kelebihan salah satu dari kalian. Al Baqarah 237
·        An Nisa' 35
·        Sesungguhnya nikah yang banyak berkahnya adalah yang paling murah biayanya. Imam Ahmad


Cara-cara untuk memecahkan perbedaan dalam keluarga
·        Pahamilah perkara itu, apakah itu perbedaan atau hanya sekedar salah paham saja, menyampaikan sesuatu dengan jujur dapat membantu menghilangkan kesalah pahaman.
·        Koreksilah dirimu, kembali pada diri sendiri dan mengkoresksinya itu lebih utama dan lebih banyak faedahnya, dan ketahuilah bahwa tidak akan turun bala' kecuali atas dosa yang diperbuat, dan diantara bala' itu adalah perbedaan yang terjadi dengan orang yang dicintai.
·        Jangan mengembangkan perbedaan tapi persempitlah agar tidak menyebar diantara orang-orang atau keluar dari batasan, dan bersabarlah terhadap tabiat-tabiat asli suami isteri.
·        Batasilah perbedaan dan fokoskan pada satu permasalahan saja dan jangan membuka permasalahan lama serta ridha terhadap pemberian Allah.
·        Ingatlah titik persamaan antara kalian berdua itu akan membuat hati menjadi lembut dan menjauhkan dari syetan.

Dia (laki-laki) kututup-tutupi segala lelahku darimu, tujuanku hanya membuatmu senang.
Dia (perempuan) kebersamaanku denganmu dalam segala cobaan merupakan puncak hubungan dalam cinta.




Anak kecil bagaikan adonan, bagaikan ranting pohon yang basah, semampu anda dapat anda mengarahkannya kemana anda suka, bila ranting itu telah kering dan telah berbentuk, maka menjadi susah untuk meluruskannya, karena itu akan membuatnya patah, begitulah kenyataannya.


Bagaimana menghadapi anak kecil yang nakal…..?
Anak nakal merupakan masalah yang membuat keluarga itu susah, dan inilah yang paling banyak menyebabkan permalasalahan keluarga dijalanan dengan tetangganya, disekolah dengan teman-teman dan guru-gurunya, dan di club dengan para sahabatnya.

Siapakah itu anak nakal itu ?
Anak nakal adalah anak yang membuat susah orang sekelilingnya untuk bergaul dengannya, dia dapat membangkitkan kemarahan terutama pada kedua orang tuanya dirumah, hingga keduanya terpaksa menggunakan kekerasan supaya tidak nakal lagi.

Anak nakal sedikit konsentrasinya, banyak gerak, banyak bicara dengan suara yang keras, dia tidak stabil perasaannya dan mudah berubah-ubah.

Cara menghadapi anak nakal..
v    Pentingnya memberikan waktu yang tepat dirumah, seperti cinta, kasih sayang, kelemah lembutan, ketenangan dan kestabilan hingga anak itu tumbuh dengan sempurna.
v    Kedua orang tua hendaknya tidak melakukan pertikaian dan teriakan dihadapan anak itu.
v    Kedua orang tua jangan membadingkan-bandingkan dihadapan orang lain, serta bangga dan memperolok-oloknya hingga dia tidak merasa lebih rendah, kurang dan merasa tidak enak.
v    Kedua orang tua jangan menyiksa dan memukul ketika anak itu bersalah, tapi bagi keduanya hendaknya memerikan pengarahan dengan cara yang bijak.
v    Diberikan toleransi yang luas didalam rumah.
v    Meminta saran pada dokter kejiwaan yang akan memberikan manfaat dalam mengatasi diri serta cara menguasainya.
v    Jangan menuruti semua permintaan anak dalam seketika, hingga anak itu tidak menjadikan tangis dan teriakan sebagai perantara untuk mendapatkan semua permintaannya.
v    Memberikan dorongan agar anak itu mengisi waktu kosongnya dengan bermain dengan teman-temannya.
v    Pengawasan yang berkesinambungan terhadap anak dirumah dan disekolah, agar dapat berbuat secara dini bila terjadi sesuatu.


Ketegangan antar suami isteri dan bagaimana cara mengatasinya
Dalam kehidupan suami isteri ada titik yang sangat riskan yang dapat menyebabkan ketegangan antar keduanya, kadang juga dapat membangkitkan kemarahan atau kekesalan. Dan barang siapa yang tidak dapat mengatasinya detik-detik ini dengan pikiran yang jernih, tenang dan sabar serta mampu melihat situasi dengan lapang dada dan penuh toleran, maka itu mungkin ketegangan itu akan memancing pasangannya untuk berbuat serupa hingga akan menyesal dikemudian hari.

Pertama       : Perbuatan yang dapat membangkitkan kemarahan suami, bagaimana isteri dapat mengatasinya perlakuan itu ?
1.     Menyebarkan rahasia-rahasia pribadinya.
-         Isteri hendaknya memahami kemauan suami dan menghormati keperluan dan kepribadiannya.
-         Berusaha untuk memuaskannya dengan alasan-alasan yang tepat dan tenang kenapa dia melakukan itu.
-         Berjanji terhadap suami untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan itu kembali.

2.     Tidak mempedulikan kebersihan rumah dan anak-anak..
-         Menjelaskan sebab-sebab yang membuat isteri tidak menjaga kebersihan rumah.
-         Jelaskan padanya bahwa kejadian ini hanya sementara saja.
-         Berjanji untuk menjaga ketertiban rumah.

3.     Bertemu dengan orang-orang yang tidak disukai tanpa seizin suami..
-         Isteri hendaknya menghargai kemauan suami dan memahami kenapa dia menolak itu.
-         Alasan penolakan suami adalah hal yang positif.
-         Mengajaknya berbicara tentang sebab-sebab penolakannya hingga tercapai kepuasan.
-         Menjelaskan pada suami bahwa dia membutuhkan teman-teman sebagai kebutuhan yang utama.

4.     Perhiasan dan pakaian yang tidak sopan ketika keluar rumah..
-         Isteri menafsirkan penolakan suami dengan tafsir positif, artinya penolakan suami berarti cinta padanya dan ghirahnya yang tinggi.
-         Berusaha mendapatkan ridha suaminya semampu mungkin karena itu merupakan diantara penyebab isteri masuk surga.

5.     Berbicara dengan cara yang dapat mengundang amarah serta tidak menerima pendapatnya…
-         Isteri hendaknya menggunakan cara yang tenang dalam berdialog.
-         Memilih tempat yang tepat untuk berdialog.
-         Memilih waktu yang tepat untuk berdialog, jangan memulai dialog dengan cara menyerang.
-         Selalu memilih dalam memulai dialog dengan kata-kata yang dapat menenangkan perasaan.

6.     Menemui keluarganya dengan cara yang kurang sopan…
-         Memaparkan sebab kenapa anda berbuat demikian terhadap keluarganya.
-         Berdialog dengan suami dengan tenang.
-         Berusaha membangun hubungan yang baik dengan keluarga suami serta tidak memutuskan hubungan dengannya.

7.     Menggunakan telephon secara terus menerus tanpa mempedulikan keberadaan suami dirumah…
-         Isteri berusaha mengetahui tabiat suami.
-         Mencari penyebab serta menerangkannya dengan tenang.

Perbuatan yang membuat isteri marah, bagaimana cara menghadapinya ?
1.     Suami pulang terlambat kerumah…
-         Suami hendaknya menghormati kemauan isteri, serta kebutuhannya sebagai suami dan kepala rumah tangga.
-         Suami hendaknya berusaha agar tidak apriori dan memberikan waktunya untuk keperluan anggota keluarga.
-         Suami hendaknya berusaha menafsirkan kemarahan isteri dengan tafsir yang positif, artinya kemarahannya timbul karena cintanya pada suami dan karena dia membutuhkannya, bukan karena curiga dalam tingkah laku suami.

2.     Ketika membuat masalah tanpa ada penyebabnya….
-         Suami yang membuat masalah tanpa adanya penyebab, mungkin karena dia sedang penat, maka dia harus berkonsultasi dengan seorang ahli untuk menurunkan kepenatannya.
-         Banyak yang dapat diambil ketika berkonsultasi dengan ahli, diantaranya, kenyamanan dan menguasai diri.

3.     Menolak satu permintaan…
-         Suami hendaknya menjelaskan alasan penolakannya.
-         Suami hendaknya berdialog dengan  isteri tentang sebab-sebab penolakannya, contoh ( karena saking sayangnya pada isteri).
-         Suami hendaknya berusaha mendapatkan cara-cara lain ketika menolak permintaannya.

4.     Ketika dia tidak tahu-menahu perasaan isterinya…
-         Suami hendaknya menerangkan dengan tenang serta berdialog dengan cara yang baik sebab-sebab ketidak tahu-menahuannya (karena sedang sakit, tekanan kerja, atau ada masalah pribadi).
-         Suami hendaknya menjelaskan pada isteri tentang kepribadian setiap laki-laki serta kebutuhannya, kadang-kadang apriori.
-         Suami hendaknya menjelaskan pada isteri bahwa ketidak tahu-menahuannya hanya sementara.

5.     Terlalu sibuk dengan tv dan tidak memperdulikan isterinya…
-         Suami hendaknya menghormati perasaan dan kemauan isterinya, bila dia ingin menonton acara tv, maka dia hendaknya menjelaskannya pada isterinya, kemudian menjanjikan pada isterinya bahwa setelah selesai acara itu dia akan memperhatikan dan mendengarkan isterinya.
-         Suami hendaknya tidak apriori dan memberikan waktunya untuk keperluan anggota keluarganya.
-         Suami hendaknya menghargai keperluan isterinya dan tidak meremehkannya, karena kepuasan jiwa lebih penting dari kepuasan lainnya.

6.     Terlalu dingin pada saat dia membutuhkan kehangatan..
-         Suami hendaknya berusaha menjelaskan pada isteri, bahwa permasalahan itu tidak membutuhkan ketegangan.
-         Suami hendaknya aktif dalam memperhatikan permasalahan isterinya.
-         Suami hendaknya menjelaskan betapa dia sangat memperhatikan permasalahan itu.

7.     Tidak terus terang dalam perkara yang ada sangkut paut antar suami isteri….
-         Hendaknya suami menjadi pendengar setia, menjelaskan sebab-sebab tidak ikut campurnya.
-         Suami hendaknya membiasakan dirinya untuk take and give.
-         Suami hendaknya membiasakan dirinya untuk duduk bersama seminggu sekali serta berterus terang dalam membahas permasalahan bersama.
-         Sehingga isteri merasa bahwa pendapatnya dalam permasalahan bersama sangatlah penting dan hendaknya suami menghormati pendapatnya walaupun suami tidak meminta pendapat itu.

Diterjemahkan oleh : Abdul Latief Sukyan.
Dari : Social Support Center
General Head Quarter Of Abu Dhabi Police.

Islam tidak disebarkan dengan pedang

 Kebohongan yang sering dipropagandakan oleh musuh-musuh Islam bahwa Islam berdiri diatas pedang dan para pemeluknya masuk bukan dengan jalan rela dan pilihan sendiri, tapi mereka memeluk Islam dengan jalan paksa dan kekerasan, para musuh Islam itu mengambil kesimpulan bahwa disyariatkannya jihad dalam Islam sebagai dasar dari kebohongan mereka itu, jauh dan sangat jauh perbedaannya antara pensyariatan jihad dengan pemaksaan manusia untuk memeluk Islam, karena pensyariatan jihad bukan untuk tujuan nista ini, tapi demi kepentingan yang mulya dan demi tegaknya hukum.

Pernyataan diatas sering dikemukakan oleh orientalis dan para misionaris yang sengaja ingin merusak citra Islam dan Nabinya dengan selalu menyebarkan pendapat : lihatlah ? Muhammad itu telah berdakwah dengan perang, dan berjihad dijalan Allah yaitu memaksa manusia dengan pedang untuk memeluk agama Islam, lain halnya dengan Al Masih yang selalu mengajak pada perdamaian dan membenci peperangan, dan selalu mengajak pada toleransi dan menjalin ikatan antar sesama dengan tali persaudaraan dijalan Allah dan Al Masih.

Dengan jujur kita katakan : bahwa sebagian orientalis tidak percaya dengan kebohongan diatas, mereka melihat bahwa jihad adalah untuk menjaga dakwah itu, mempertahankan dari serangan musuh, dan sesungguhnya tidak ada paksaan dalam agama. Sesungguhnya Islam masuk kedalam hati mereka dengan toleransi ajarannya : dalam aqidah, ibadah, akhlak, muamalah dan adabnya baik dimasa damai ataupun perang, dan keadilan politik yang tercermin dalam pemimpin dan rakyatkya, dan rahmatnya yang menyeluruh, kemanusiaannya yang diterapkan ketika masa pembebasan daerah-daerah, sesungguhnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah yang diciptakan Allah Swt, hingga tidak perlu heran bila banyak jiwa-jiwa yang memeluk Islam, karena itu sesuai dengan fitrah, banyak yang berjuang dijalannya dengan tabah terhadap siksaan yang teramat pedih demi tegaknya ajaran itu.

Rasulullah Saw tinggal di Makkah selama 13 tahun, Beliau berdakwah dengan hujjah dan ungkapan yang baik, banyak yang masuk Islam pada masa itu dari golongan orang-orang yang terhormat dan lainnya, dan kebanyakan yang memeluk Islam pada masa itu adalah kaum fakir, dan Rasulullah tidak mempunyai kekayaan untuk membujuk mereka agar masuk dalam Islam, tapi mereka para pemeluk Islam selalu sabar dalam menghadapi siksaan dan mereka bertahan menjaga keyakinan mereka, tapi cobaan yang mereka terima justeru menambah keyakinan mereka untuk membela yang hak, mereka adalah pahlawan akidah walaupun mereka miskin, kita tidak pernah mendengar mereka keluar dari Islam (murtad) karena tergoda oleh harta yang ditawarkan oleh kaum musyrik, tapi mereka bagaikan emas bila tertimpa api mereka semakin jernih dan bagus, mereka bagaikan besi yang terkena bara bertambah kuat, bahkan ada dari mereka yang merasakan kenikmatan dalam siksaan dan kemanisan dalam kepahitan.

Sebagian mereka berhijrah ke Habasyah, kemudian mereka melakukan hijrah besar yaitu hijrah ke Madinah, mereka tinggalkan keluarga, anak, harta, kampung halaman, mereka tabah menjalani keasingan, kemiskinan, dan Rasulullah tetap berdakwah tahun demi tahun dengan bijak dan dengan debat yang terbaik, banyak penduduk Madinah yang memeluk Islam sebelum hijrah dan sesudah hijrah dengan rela dan penuh kepuasan jiwa, tidaklah wajar bagi manusia yang mempunyai akal sehat serta membaca sejarah, dan berprasangka bahwa Nabi Saw dan kaum muslimin selama 14 tahun memaksa seseorang untuk memeluk Islam, kecuali orang yang buta akan sejarah dan tidak menggunakan akal sehatnya.

Sesungguhnya pensyariatan jihad dalam Islam bukan untuk memaksa seseorang untuk memeluk agama Islam sebagaimana tuduhan mereka, tetapi untuk mempertahankan aqidah dan menjaga kelanggengan dakwah itu, menjaga kaum muslimin, mempertahankan kebenaran dan menyebarkan kalimatullah dimuka bumi, maka lihatlah dalam firman Allah : Al Mumtahanah 8-9).

Islam selalu damai dengan orang yang ingin berdamai, dan tidak melarang melakukan perbuatan baik dan berbuat adil terhadap mereka, lebih jauh pendirian Islam terhadap orang-orang yang memerangi kaum muslimin dan mengusir mereka dari negerinya atau mempermudah mereka untuk memerangi atau mengusir kaum muslimin, Islam tidak mengajarkan berbuat dzalim terhadap mereka, tapi melarang untuk mengangkat mereka menjadi pemimpin atau menolong mereka. Lihat Al Baqarah 190).

diterjemahkan oleh : Abdul latief Sukyan
 

Copyright 2008 All Rights Reserved | motivasi islami Designed by Bloggers Template | CSS done by Link Building