7.11.10

Keluarga islami, keluarga bahagia

Dan dari tanda-tanda-Nya Dia menciptakan bagimu dari dirimu pasangan agar ... Ar Rum2
Begitulah gambaran ayat suci bagi betapa dalamnya hubungan suami isteri, dan diyakinkan bagi kita betapa perkawinan yang bahagia adalah perkawinan yang tentram dan sakinah serta adanya rahmah pada keduanya, hanya saja makna mulya dari perkawinan tadi mulai memudar disebabkan adanya pertikaian antara suami isteri dan tingginya perceraian di Negara kita dan apa yang ditimbulkan dari perpecahan keluarga. Suami dan isteri merupakan dua belah dari rumah tangga, bila keduanya dapat menjalankan tugasnya, sebagaimana keluarga dapat berkembang bila keduanya dapat menjalankan kewajibannya suami isteri, dan keduanya hidup dalam rumah tangga yang dihiasi lahirnya dengan kewibawaan dan bathinnya dihiasi dengan saling menjaga, oleh karena itu kami persembahkan petunjuk ini untuk mencapai kebahagian suami isteri.

Untuk mencapai kebahagian suami isteri
·        Lemah lembut dalam ucapan dan pergaulan serta memperlakukan dengan transparan serta menjaga perasaan pasangannya.
·        Saling menghormati antara pasangan suami isteri dan tidak menghina atau menjelek-jelekkan pasangannya serta memberikan nasehat dengan cara yang baik dan tidak melukai perasaannya.
·        Memperhatikan penampilan masing-masing keduanya, maka jadilah kamu pengantin baru bagi pasanganmu setiap malam, dan berhiaslah dengan pakaian dan parfum yang disukainya.
·        Pergunakanlah kata-kata indah, pujian dan penghormatan antara suami isteri pada setiap saat agar menjadi refresh bagi kehidupan suami isteri dan akan menambah sentuhan cinta pada keduanya.
·        Senyum yang dilandasi dengan cinta dan perasaan yang tulus setiap bertemu pasangannya.
·        Berusaha untuk merefresh penampilan dan ucapan, karena perkawinan adalah merupakan wasilah untuk mendekatkan diri pada Allah.

Peringatan bagi suami isteri
·        Yang didapat oleh seorang mukmin setelah takwa kepada Allah adalah isteri yang shalehah, bila diperintah dia mentaati, bila dipandang dapat membahagiakan, bila dibagikan dia berbuat baik baginya, dan bila dia jauh darinya dia menjaga dirinya dan hartanya. HR.Ibnu Majah.
·        Rasulullah ditanya tentang hak isteri, Beliau bersabda : hendaknya kamu memberikan makan bila anda makan, memberikannya pakaian bila anda berpakaian dan anda tidak memukul wajahnya, tidak menjelek-jelekkan dan tidak menjauh darinya kecuali ketika dia dalam rumah. HR.Abu Daud
·        Dan pergaulilah mereka (isteri-isteri) dengan baik, bila kamu membenci mereka.... An Nisa' 19
·        Berwasiatlah terhadap wanita dengan baik. HR.Bukhari dan Muslim.
·        Dan janganlah kalian melupakan kelebihan salah satu dari kalian. Al Baqarah 237
·        An Nisa' 35
·        Sesungguhnya nikah yang banyak berkahnya adalah yang paling murah biayanya. Imam Ahmad


Cara-cara untuk memecahkan perbedaan dalam keluarga
·        Pahamilah perkara itu, apakah itu perbedaan atau hanya sekedar salah paham saja, menyampaikan sesuatu dengan jujur dapat membantu menghilangkan kesalah pahaman.
·        Koreksilah dirimu, kembali pada diri sendiri dan mengkoresksinya itu lebih utama dan lebih banyak faedahnya, dan ketahuilah bahwa tidak akan turun bala' kecuali atas dosa yang diperbuat, dan diantara bala' itu adalah perbedaan yang terjadi dengan orang yang dicintai.
·        Jangan mengembangkan perbedaan tapi persempitlah agar tidak menyebar diantara orang-orang atau keluar dari batasan, dan bersabarlah terhadap tabiat-tabiat asli suami isteri.
·        Batasilah perbedaan dan fokoskan pada satu permasalahan saja dan jangan membuka permasalahan lama serta ridha terhadap pemberian Allah.
·        Ingatlah titik persamaan antara kalian berdua itu akan membuat hati menjadi lembut dan menjauhkan dari syetan.

Dia (laki-laki) kututup-tutupi segala lelahku darimu, tujuanku hanya membuatmu senang.
Dia (perempuan) kebersamaanku denganmu dalam segala cobaan merupakan puncak hubungan dalam cinta.




Anak kecil bagaikan adonan, bagaikan ranting pohon yang basah, semampu anda dapat anda mengarahkannya kemana anda suka, bila ranting itu telah kering dan telah berbentuk, maka menjadi susah untuk meluruskannya, karena itu akan membuatnya patah, begitulah kenyataannya.


Bagaimana menghadapi anak kecil yang nakal…..?
Anak nakal merupakan masalah yang membuat keluarga itu susah, dan inilah yang paling banyak menyebabkan permalasalahan keluarga dijalanan dengan tetangganya, disekolah dengan teman-teman dan guru-gurunya, dan di club dengan para sahabatnya.

Siapakah itu anak nakal itu ?
Anak nakal adalah anak yang membuat susah orang sekelilingnya untuk bergaul dengannya, dia dapat membangkitkan kemarahan terutama pada kedua orang tuanya dirumah, hingga keduanya terpaksa menggunakan kekerasan supaya tidak nakal lagi.

Anak nakal sedikit konsentrasinya, banyak gerak, banyak bicara dengan suara yang keras, dia tidak stabil perasaannya dan mudah berubah-ubah.

Cara menghadapi anak nakal..
v    Pentingnya memberikan waktu yang tepat dirumah, seperti cinta, kasih sayang, kelemah lembutan, ketenangan dan kestabilan hingga anak itu tumbuh dengan sempurna.
v    Kedua orang tua hendaknya tidak melakukan pertikaian dan teriakan dihadapan anak itu.
v    Kedua orang tua jangan membadingkan-bandingkan dihadapan orang lain, serta bangga dan memperolok-oloknya hingga dia tidak merasa lebih rendah, kurang dan merasa tidak enak.
v    Kedua orang tua jangan menyiksa dan memukul ketika anak itu bersalah, tapi bagi keduanya hendaknya memerikan pengarahan dengan cara yang bijak.
v    Diberikan toleransi yang luas didalam rumah.
v    Meminta saran pada dokter kejiwaan yang akan memberikan manfaat dalam mengatasi diri serta cara menguasainya.
v    Jangan menuruti semua permintaan anak dalam seketika, hingga anak itu tidak menjadikan tangis dan teriakan sebagai perantara untuk mendapatkan semua permintaannya.
v    Memberikan dorongan agar anak itu mengisi waktu kosongnya dengan bermain dengan teman-temannya.
v    Pengawasan yang berkesinambungan terhadap anak dirumah dan disekolah, agar dapat berbuat secara dini bila terjadi sesuatu.


Ketegangan antar suami isteri dan bagaimana cara mengatasinya
Dalam kehidupan suami isteri ada titik yang sangat riskan yang dapat menyebabkan ketegangan antar keduanya, kadang juga dapat membangkitkan kemarahan atau kekesalan. Dan barang siapa yang tidak dapat mengatasinya detik-detik ini dengan pikiran yang jernih, tenang dan sabar serta mampu melihat situasi dengan lapang dada dan penuh toleran, maka itu mungkin ketegangan itu akan memancing pasangannya untuk berbuat serupa hingga akan menyesal dikemudian hari.

Pertama       : Perbuatan yang dapat membangkitkan kemarahan suami, bagaimana isteri dapat mengatasinya perlakuan itu ?
1.     Menyebarkan rahasia-rahasia pribadinya.
-         Isteri hendaknya memahami kemauan suami dan menghormati keperluan dan kepribadiannya.
-         Berusaha untuk memuaskannya dengan alasan-alasan yang tepat dan tenang kenapa dia melakukan itu.
-         Berjanji terhadap suami untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan itu kembali.

2.     Tidak mempedulikan kebersihan rumah dan anak-anak..
-         Menjelaskan sebab-sebab yang membuat isteri tidak menjaga kebersihan rumah.
-         Jelaskan padanya bahwa kejadian ini hanya sementara saja.
-         Berjanji untuk menjaga ketertiban rumah.

3.     Bertemu dengan orang-orang yang tidak disukai tanpa seizin suami..
-         Isteri hendaknya menghargai kemauan suami dan memahami kenapa dia menolak itu.
-         Alasan penolakan suami adalah hal yang positif.
-         Mengajaknya berbicara tentang sebab-sebab penolakannya hingga tercapai kepuasan.
-         Menjelaskan pada suami bahwa dia membutuhkan teman-teman sebagai kebutuhan yang utama.

4.     Perhiasan dan pakaian yang tidak sopan ketika keluar rumah..
-         Isteri menafsirkan penolakan suami dengan tafsir positif, artinya penolakan suami berarti cinta padanya dan ghirahnya yang tinggi.
-         Berusaha mendapatkan ridha suaminya semampu mungkin karena itu merupakan diantara penyebab isteri masuk surga.

5.     Berbicara dengan cara yang dapat mengundang amarah serta tidak menerima pendapatnya…
-         Isteri hendaknya menggunakan cara yang tenang dalam berdialog.
-         Memilih tempat yang tepat untuk berdialog.
-         Memilih waktu yang tepat untuk berdialog, jangan memulai dialog dengan cara menyerang.
-         Selalu memilih dalam memulai dialog dengan kata-kata yang dapat menenangkan perasaan.

6.     Menemui keluarganya dengan cara yang kurang sopan…
-         Memaparkan sebab kenapa anda berbuat demikian terhadap keluarganya.
-         Berdialog dengan suami dengan tenang.
-         Berusaha membangun hubungan yang baik dengan keluarga suami serta tidak memutuskan hubungan dengannya.

7.     Menggunakan telephon secara terus menerus tanpa mempedulikan keberadaan suami dirumah…
-         Isteri berusaha mengetahui tabiat suami.
-         Mencari penyebab serta menerangkannya dengan tenang.

Perbuatan yang membuat isteri marah, bagaimana cara menghadapinya ?
1.     Suami pulang terlambat kerumah…
-         Suami hendaknya menghormati kemauan isteri, serta kebutuhannya sebagai suami dan kepala rumah tangga.
-         Suami hendaknya berusaha agar tidak apriori dan memberikan waktunya untuk keperluan anggota keluarga.
-         Suami hendaknya berusaha menafsirkan kemarahan isteri dengan tafsir yang positif, artinya kemarahannya timbul karena cintanya pada suami dan karena dia membutuhkannya, bukan karena curiga dalam tingkah laku suami.

2.     Ketika membuat masalah tanpa ada penyebabnya….
-         Suami yang membuat masalah tanpa adanya penyebab, mungkin karena dia sedang penat, maka dia harus berkonsultasi dengan seorang ahli untuk menurunkan kepenatannya.
-         Banyak yang dapat diambil ketika berkonsultasi dengan ahli, diantaranya, kenyamanan dan menguasai diri.

3.     Menolak satu permintaan…
-         Suami hendaknya menjelaskan alasan penolakannya.
-         Suami hendaknya berdialog dengan  isteri tentang sebab-sebab penolakannya, contoh ( karena saking sayangnya pada isteri).
-         Suami hendaknya berusaha mendapatkan cara-cara lain ketika menolak permintaannya.

4.     Ketika dia tidak tahu-menahu perasaan isterinya…
-         Suami hendaknya menerangkan dengan tenang serta berdialog dengan cara yang baik sebab-sebab ketidak tahu-menahuannya (karena sedang sakit, tekanan kerja, atau ada masalah pribadi).
-         Suami hendaknya menjelaskan pada isteri tentang kepribadian setiap laki-laki serta kebutuhannya, kadang-kadang apriori.
-         Suami hendaknya menjelaskan pada isteri bahwa ketidak tahu-menahuannya hanya sementara.

5.     Terlalu sibuk dengan tv dan tidak memperdulikan isterinya…
-         Suami hendaknya menghormati perasaan dan kemauan isterinya, bila dia ingin menonton acara tv, maka dia hendaknya menjelaskannya pada isterinya, kemudian menjanjikan pada isterinya bahwa setelah selesai acara itu dia akan memperhatikan dan mendengarkan isterinya.
-         Suami hendaknya tidak apriori dan memberikan waktunya untuk keperluan anggota keluarganya.
-         Suami hendaknya menghargai keperluan isterinya dan tidak meremehkannya, karena kepuasan jiwa lebih penting dari kepuasan lainnya.

6.     Terlalu dingin pada saat dia membutuhkan kehangatan..
-         Suami hendaknya berusaha menjelaskan pada isteri, bahwa permasalahan itu tidak membutuhkan ketegangan.
-         Suami hendaknya aktif dalam memperhatikan permasalahan isterinya.
-         Suami hendaknya menjelaskan betapa dia sangat memperhatikan permasalahan itu.

7.     Tidak terus terang dalam perkara yang ada sangkut paut antar suami isteri….
-         Hendaknya suami menjadi pendengar setia, menjelaskan sebab-sebab tidak ikut campurnya.
-         Suami hendaknya membiasakan dirinya untuk take and give.
-         Suami hendaknya membiasakan dirinya untuk duduk bersama seminggu sekali serta berterus terang dalam membahas permasalahan bersama.
-         Sehingga isteri merasa bahwa pendapatnya dalam permasalahan bersama sangatlah penting dan hendaknya suami menghormati pendapatnya walaupun suami tidak meminta pendapat itu.

Diterjemahkan oleh : Abdul Latief Sukyan.
Dari : Social Support Center
General Head Quarter Of Abu Dhabi Police.

Related Post



0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan pesan dan komentar Anda disini

 

Copyright 2008 All Rights Reserved | motivasi islami Designed by Bloggers Template | CSS done by Link Building